tentang Cinta dengan titik (1)




Hal pertama dari novel ini yang membuatku bertanya-tanya adalah sampulnya.
Dan, hal pertama yang aku impikan setelah baca novel ini adalah...
*****

Hal pertama dari novel ini yang membuatku bertanya-tanya adalah sampulnya.
Hm.. kenapa?
Jawabannya adalah karena aku heran, kok ada judul kaya gitu yah, udah ada “cinta” ditambah “ . (titik)“
Tentu sudah diketahui bersama bahwa setiap penulis pasti memberikan judul yang bagus supaya masyarakat juga tertarik untuk membacanya.
Dan, hal pertama yang aku impikan setelah baca novel ini adalah... jadi pengen ke Ngarsopuro, hehe
######

sebelum terbit novel yang satu ini, penulis asal Pontianak tersebut telah menuliskan beberapa ceritanya dalam beberapa buku seperti Kata Hati dan Cerita Hati, juga Milana. Namun, Novel bersampul hitam ini adalah novel pertama Ka Bar yang kubaca. Hehe
(semoga gak papa)

Aku mendapatkan novel berjudul Cinta. (baca: cinta dengan titik) disini, yaitu dari toko buku online yang berlokasi di Yogyakarta, yaitu Kawan buku. Ini karena saya tak sempat membelinya ke toko buku. Juga ongkirnya lebih murah.
----------

Kisah tentang Endru, Nesa dan Demas yang ada dalam novel ini sungguh menggemaskan. Apalagi endingnya..
Hm... sedikit mengecewakan, tapi itulah alur cerita yang dibuat oleh Penulis, seperti alur kehidupan kita yang telah digariskan Tuhan kepada kita. Yang kita harapkan belum tentu baik menurut Tuhan, bukan??
Begitu juga sebaliknya, yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Tuhan.
-----

Banyak kutipan dan sajak-sajak cantik dalam buku ini. Antara lain dapat dibaca di sini.

Komentar