Postingan

Menampilkan postingan dari April 20, 2015

mengkartini (1)

jika para pejuang wanita zaman dulu masih hidup pada saat ini, mungkin mereka sedikit merasa cemburu. karena yang sering disebut-sebut hanyalah seorang “Kartini”. tiada yang diingat tanggal lahirnya kecuali ia. selain diabadikan sebagai sebuah Hari Besar Nasional, namanya juga terlantun dalam sebuah lagu. “alangkah bahagianya seorang Kartini”, pikir Cut Mutia, Nyai Walidah, Cut Nyak Din, dan para pejuang wanita lain di Tanah Air tercinta ini. tapi, saya yakin hanya wanita yang hidup pada zaman saat ini lah yang sering terbakar api cemburu. sakit hati jika wanita lain yang selalu disebut. karena pejuang wanita zaman dahulu mempertahankan negeri ini berniat ikhlas tanpa pamrih. sungguh besar perjuangan, pengabdian dan kehidupan wanita- wanita agung itu. jejak langkah mereka- namanya telah diwakilkan oleh R.A Kartini. kita- para perempuan (juga wanita) Indonesia selayaknya mampu mengingat, menghargai, dan mengikuti jejak mereka. selamat menyambut Hari Kartini :) ...