Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

If You Know What I Mean

ini adalah sajak aneh-ku di penghujung Februari. spontanitas. entahlah, mungkin tiada arti. 1/ tersisa si hijau dan si coklat. kalian pasti kangen banget sama si biru & si merah, bukan?? sabar yah. nanti pasti dapat temen baru lagi. 2/ deretan jalan pun ramai, tubuh-tubuh berkerumun. motor-motor merayap pelan. aku berjalan bersama teman. sabtu sore, kusuma bangsa adalah taman bagi siapa saja yang datang. 3/ malam minggu, pintu terbuka; ada yang datang, pun ada yang pergi. guyuran hujan menyerbu. aku, sebuah tubuh di sebuah sudut. aku, mata yang menatap layar menunggu hujan reda.

#CatatanLama

cerita cinta bukanlah debu yang begitu saja lenyap oleh guyuran hujan. hujan masih terasa Februari ini, entah apa nama musim dan cuaca yang tepat untuk saat ini; terkadang panas menyengat, sesekali juga hujan menyerbu bumi. pun, sajak hujan biarlah tetap menghujani hati . 1)       kita; pohon dan hujan. kau lumati setiap helai daunku, meninggalkan puisi ketika mereka gugur berhamburan. 2)       hujan basahi (lagi) luka yang tak kunjung kering. lahir banyak semoga untuk pelangi dalam syair nyaring. 3)       hanya kata biasa. aku; harus banyak belajar dari karya luar biasa. mutiara langit; tatkala anak-anak kecil menari, biarkanlah hujan menciptakan kenangan abadi. #catatanlama #latepost

Cerita Cinta yang Tak Biasa

Gambar
  “ CINTA tak sekedar manis”. adalah satu dari barisan kalimat panjang di sampul belakang dari buku ini. setelah membaca buku ini, akupun setuju dengan kalimat  tersebut. tentu karena buku kumpulan cerpen ini benar-benar menuliskan cerita cinta yang tidak seterang gemerlap cahaya keromantisan. inilah kali ke tiga aku membaca buku Bang Bara. aku tidaklah asing dengan penulis buku ini. selain aku mengikuti twitter miliknya @benzbara_ , aku juga punya anak (read: buku)nya yang lain yaitu Angsa-Angsa Ketapang dan Cinta. (baca: cinta dengan titik) hingga akhirya aku memesan Jatuh Cinta Adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri edisi tanda tangan via online lewat kawanbuku.com disini   aku dan buku ke tujuh Bang Bara buku ini menyajikan lima belas cerpen yang sangat apik, yaitu:  Hamidah Tak Boleh Keluar Rumah  Nyanyian Kuntilanak  Seorang Perempuan di Loftus Road  Hujan Sudah Berhenti  Bayi ...

aku Februari.

Gambar
serasa baru aja kemarin kita ngucap “selamat tahun baru” huah. dan akhirnya hari demi hari di bulan januari terus berlalu. bagiku bulan ini berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya, tentu karena banyak peristiwa yang terjadi di sini. awal tahun 2015 tepat tanggal 1 Januari aku mengisi waktu untuk menonton film “Assalamu’alaikum Beijing”, adaptasi novel milik Asma Nadia. suguhan cerita yang sungguh apik; alur dan latar menarik, pesan sangat baik. gak nyesel udah nonton film ini. ✅ ujian akhir semester   ganjil atau UAS yang dimulai sejak akhir Desember 2014 berlanjut hingga Januari tahun ini, beberapa hari di awal tahun memang kosong jadwal, namun masih ada tugas akhir beberapa mata kuliah yang belum usai. salah satunya laporan penelitian linguistik: stilistika Al-Qur’an. sebelum tugas itu rampung, aku menyempatkan diri untuk sekedar refreshing; jalan-jalan. agar bisa fit dan semangat menghadapi tugas akhir dan UAS (lagi), terima kasih yang telah menemaniku liburan ...