Cerita Cinta yang Tak Biasa


 “ CINTA tak sekedar manis”.
adalah satu dari barisan kalimat panjang di sampul belakang dari buku ini.
setelah membaca buku ini, akupun setuju dengan kalimat  tersebut. tentu karena buku kumpulan cerpen ini benar-benar menuliskan cerita cinta yang tidak seterang gemerlap cahaya keromantisan.


inilah kali ke tiga aku membaca buku Bang Bara. aku tidaklah asing dengan penulis buku ini. selain aku mengikuti twitter miliknya @benzbara_ , aku juga punya anak (read: buku)nya yang lain yaitu Angsa-Angsa Ketapang dan Cinta. (baca: cinta dengan titik)
hingga akhirya aku memesan Jatuh Cinta Adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri edisi tanda tangan via online lewat kawanbuku.com disini 

aku dan buku ke tujuh Bang Bara

buku ini menyajikan lima belas cerpen yang sangat apik, yaitu:
  •  Hamidah Tak Boleh Keluar Rumah
  •  Nyanyian Kuntilanak
  •  Seorang Perempuan di Loftus Road
  •  Hujan Sudah Berhenti
  •  Bayi di Tepi Sungai Kayu Are
  •   Seribu Matahari untuk Ariyani
  •   Langkahan
  •  Meriam Beranak
  •   Lukisan Nyai Ontosoroh
  •   Bayang-Bayang Masa Lalau
  •   Orang yang Paling Mencintaimu
  •   Nyctophilia
  •   Bulu Mata Seorang Perempuan
  •   Menjelang Kematian Mustafa
  •   Jatuh Cinta Adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri.

dari semua cerpen tersebut, ada tiga cerpen di atas yang pernah kubaca sebelumnya, diantaranya: Nyctophilia, Meriam Beranak, dan Hamidah Tak Boleh Keluar Rumah. ketiga cepen Bang Bara ini memang pernah dimuat di beberapa surat kabar, namun aku berkesempatan membaca semua cerpen itu langsung dari blognya.

selain tiga cerpen itu, ada satu cerpen lagi yang kayaknya aku pernah baca- judulnya Bayi di Tepi Sungai Kayu Are. aku lupa baca di mana, mungkin di blognya juga. Hehe







banyak kata cantik yang kutemui di buku ke tujuh Bernard Batubara ini, diantaranya: 
jika kau belum gila karena cinta, kau masih memberi hatimu setengah-setengah. dan, kau tak hanya akan gagal mendapatkan cinta, tapi hal-hal yang lain juga dalam hidupmu jika kau memberi hati setengah-setengah. hlm. 186
hanya orang yang paling mencintaimu, yang mampu membunuhmu. hlm. 174
 aku tidak bersepakat dengan banyak hal, kau tahu. kecuali, kalau kau bilang bahwa jatuh cinta adalah cara terbaik untuk bunuh diri. hlm. 252



it's me



akupun sempat tersadar dengan kutipan ini:
 di balik hangat pelukan dan panasnya rindu antara dua orang, selalu tersimpan bagian muram dan tak nyaman.

tentu masih banyak lagi kutipan menyentuh hati - yang akan ditemukan di buku ini.

kumpulan cerpen ini sangat berbeda dari cerita yang biasa kita baca, mengambil hal-hal unik yang tak terduga sebelumnya.
aku terpikat dengan cerita-cerita yang dituliskan dalam buku ini, salut dengan penulisnya yang mampu menyajikan semua cerita tersebut sedemikian rupa. KEREN!!!

meskipun ada satu-dua cerpen yang normal, kata ganti “aku” yang dipakai pada kebanyakan cerita (read: tidak semua) menjadikanku sebagai seorang pembaca yang dapat dengan mudah mendalami cerita-ceritanya, seolah-olah aku berperan langsung di dalamnya. ini adalah satu kelebihan.

ilustrasi dari Ida Bagus Gede Wiraga yang ada dalam setiap judul cerita mebuat buku ini semakin menarik.

salam.

Komentar