alam; inspirasi dan refleksi diri.
menikmati alam.
tak perlu jauh-jauh, karena yang dekat pun pasti tak kalah indahnya.
menikmati alam yang baik ialah merasakan dan mengangumi ciptaan-Nya yang luar biasa, lalu mengambil motivasi untuk merefleksikannya dalam kehidupan nyata.
jika tak ada tempat dekat, tempat jauh pun bisa menjadi dekat dalam genggaman jari.
cukup dengan melihatnya saja.
hidup ini mudah, maka nikmatilah!!
setidaknya inilah yang bisa kita maknai jika menatap panorama-panorama yang tak mudah kita lakukan dan tak mudah kita dapatkan sendiri.
iya, bercermin untuk diri sendiri bisa dilakukan dengan apa saja.

satu.
berdiri di atas awan; rasa syukur ditingkatkan, introspeksi tak ditinggalkan.
pun, seseorang perlu meninggi;
bukan untuk menyombongkan diri, bukan untuk menginjak.
melainkan harus mampu menjadi teladan, juga panutan.
minimal tidak menyakiti orang lain.
-------

dua.
Jadilah seperti gunung es di dalam lautan, yang terlihat hanya pucuk kecilnya saja. sedangkan di bawah, di dalam laut tersimpan bagian raksasanya.
jadi..
tak semua apa yang kita punya harus diumbar dan di woro-woro kan, tak semua yang kita lakukan harus diberitakan dan dikabarkan pada khalayak.
TIDAK SEMUA!!
namun, sewajarnya saja.
--------

tiga.
langit yang tinggi tak perlu mengatakan dirinya tinggi, hebat, dan luar biasa. karena dengan keberadaannya saja, semua dapat membaca.
kita tidak perlu menunjukkan pada siapapun bahwa kita baik, pintar, rajin, kaya, alim, sholeh/ah, hebat dan lain sebagainya. karena diri sendiri lah yang tahu persis 'siapa aku?'
jadi, kita pun tak perlu repot dan ribet dengan penilaian orang lain.
sangat penting adalah menjadi diri sendiri dan miliki komitmen untuk lebih baik.
----
Mari sama-sama belajar, juga saling menasehati.
keterangan: gambar diambil dari google.
tak perlu jauh-jauh, karena yang dekat pun pasti tak kalah indahnya.
menikmati alam yang baik ialah merasakan dan mengangumi ciptaan-Nya yang luar biasa, lalu mengambil motivasi untuk merefleksikannya dalam kehidupan nyata.
jika tak ada tempat dekat, tempat jauh pun bisa menjadi dekat dalam genggaman jari.
cukup dengan melihatnya saja.
hidup ini mudah, maka nikmatilah!!
setidaknya inilah yang bisa kita maknai jika menatap panorama-panorama yang tak mudah kita lakukan dan tak mudah kita dapatkan sendiri.
iya, bercermin untuk diri sendiri bisa dilakukan dengan apa saja.
satu.
berdiri di atas awan; rasa syukur ditingkatkan, introspeksi tak ditinggalkan.
pun, seseorang perlu meninggi;
bukan untuk menyombongkan diri, bukan untuk menginjak.
melainkan harus mampu menjadi teladan, juga panutan.
minimal tidak menyakiti orang lain.
-------
dua.
Jadilah seperti gunung es di dalam lautan, yang terlihat hanya pucuk kecilnya saja. sedangkan di bawah, di dalam laut tersimpan bagian raksasanya.
jadi..
tak semua apa yang kita punya harus diumbar dan di woro-woro kan, tak semua yang kita lakukan harus diberitakan dan dikabarkan pada khalayak.
TIDAK SEMUA!!
namun, sewajarnya saja.
--------
tiga.
langit yang tinggi tak perlu mengatakan dirinya tinggi, hebat, dan luar biasa. karena dengan keberadaannya saja, semua dapat membaca.
kita tidak perlu menunjukkan pada siapapun bahwa kita baik, pintar, rajin, kaya, alim, sholeh/ah, hebat dan lain sebagainya. karena diri sendiri lah yang tahu persis 'siapa aku?'
jadi, kita pun tak perlu repot dan ribet dengan penilaian orang lain.
sangat penting adalah menjadi diri sendiri dan miliki komitmen untuk lebih baik.
----
Mari sama-sama belajar, juga saling menasehati.
keterangan: gambar diambil dari google.
Komentar
Posting Komentar